Kamis, 20 Maret 2025

Buka Bersama Mapala SPECTA 2025

MAPALA SPECTA-Salam Lestari. Bukber, singkatan dari buka bersama, adalah tradisi masyarakat Indonesia yang dilakukan ketika bulan Ramadan tiba. Ini adalah momen berharga di mana umat Muslim bersama-sama menikmati makanan dan minuman setelah seharian berpuasa.

 

Telah terlaksana acara Buka Bersama Mapala Specta periode 2025 pada tanggal 15 Maret 2025, yang diselenggarakan di Seventy Degrees tepatnya di Jl. Tengah sawah Dusun IV, Pucangan Kec. Kartasura Kab. Sukoharjo. Acara ini dihadiri oleh pengurus Mapala Specta periode 2025, Anggota aktif Mapala Specta, Majelis Kode Etik (MKE) serta Keluarga Besar Mapala Specta (KBS). Dengan mengusung tema "Berkumpul Berbuka Bersama Selamanya". Kegitan ini dipandu oleh MC yaitu Sejawat Tromol dan Sejawat Cimer.

 

Agenda ini dimulai dengan Pembacaan ayat suci Al -Qur'an. Agenda selanjutnya yaitu Sambutan dari Sejawat Kebar, Sejawat Jagel, dan Sejawat Mbolor. Selanjutnya dilanjutkan Kajian Keislaman yang diisi oleh  Sejawat Molek.

 

Acara Selanjutnya yaitu buka puasa bersama yang dipimpin doa oleh Sejawat Gesteng. Kemudian diakhiri dengan doa bersama, Para peserta yang hadir turut berfoto bersama sebagai kenang-kenangan atas momen penting tersebut. Dengan adanya acara buka bersama suasana kebersamaan dan kekeluargaan semakin terasa, di mana semua orang berbagi kebahagiaan, menikmati hidangan lezat, dan saling mendoakan kebaikan.

 

Senin, 03 Maret 2025

SERTIJAB Pengurus 2025 | Mapala SPECTA

MAPALA SPECTA- Salam Lestari. Serah terima jabatan merupakan kegiatan penyerahan jabatan dari pengurus yang telah habis masa kepengurusannya kepada pengurus periode selanjutnya. Acara ini bertujuan untuk menandai pergantian kepemimpinan dalam organisasi sekaligus mengukuhkan komitmen pengurus baru untuk melanjutkan program kerja yang telah dirancang. Suasana berlangsung formal, namun penuh rasa kebersamaan. Sertijab ini menjadi momen penting dan sakral untuk melanjutkan tradisi regenerasi kepemimpinan yang kuat dalam organisasi Mapala SPECTA.
Sukoharjo, 18 Februari 2025 telah terlaksana acara Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) Mapala SPECTA periode 2025, yang diselenggarakan di UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA tepatnya di Aula Gedung SBSN Lt.1, dan dimulai pada pukul 19.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh pengurus Mapala Specta periode 2024 dan periode 2025, Anggota aktif Mapala Specta, Majelis Kode Etik (MKE), serta Keluarga Besar Specta (KBS). Dengan mengusung tema "TOGETHER WE MAKE INNOVATION TO CREATE REVOLUTION" dimaknai supaya pengurus di periode ini lebih berinovasi lagi dalam kepengurusan di tahun 2025 ini.Kegiatan ini dipandu oleh MC yaitu Fernanda Zahwah (Sejawat Kumbang) dan Muhammad Irfanuddin (Sejawat Leges).
Agenda ini dimulai dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Menyanyikan Lagu Nasional Indonesia Raya, Pembacaan Kode Etik Pecinta alam. Agenda selanjutnya yaitu pembacaan Kutipan Keputusan Rektor Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta tentang Pengurus UKM Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta 2025. Acara selanjutnya sumpah pengurus Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta 2025, Pengambilan sumpah dan janji untuk pengurus baru UKM Mapala SPECTA dalam pelantikan tersebut dipimpin secara langsung oleh Pembina UKM Mapala SPECTA, Bapak Ahmad Syauqillah (Sejawat Gembong).
Acara dilanjutkan dengan Serah terima jabatan Ketua Umum Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA periode 2024 Saudara Imam Dzul Iqbal (Sejawat Jagel) kepada Ketua Umum Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA periode 2025 Saudari Siti Munhafiroh (Sejawat Kebar). Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk keberlanjutan kesuksesan organisasi di masa mendatang. Para peserta yang hadir turut berfoto bersama sebagai kenang-kenangan atas momen penting tersebut. Dengan adanya pelantikan pengurus baru ini Pembina UKM Mapala SPECTA berharap menjadi momentum bagi SPECTA untuk terus mempertahankan mutu dan prestasi yang telah diraih.

Rabu, 12 Februari 2025

UPGRADING PENGURUS 2025 | Mapala SPECTA

Salam Lestari!. Dalam rangka meningkatkan kinerja dan kemampuan organisasi, perlunya peningkatan kualitas pengurus. Melalui Upgrading pengurus inilah suatu momen untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan pengurus dalam mengelola organisasi.

Mapala SPECTA  Telah melaksanakan UPGRADING Pengurus Periode 2025, yang dilaksanakan pada Minggu, 9 Februari 2025. Di Aula balaidesa Banyudono, Kab. Boyolali, Jawa Tengah. Yang bertemakan “ Mewujudkan kepengurusan yang berkualitas, solidaritas, dan berintegritas” dengan mengangkatnya tema tersebut semoga kepengurusan tahun 2025 dapat menumbuhkan rasa solidaritas, dan menjadi pengurus yang lebih baik untuk kedepannya. Rangkaian acara tersebut diikuti oleh beberapa dari Keluarga Besar dan Anggota aktif Mapala Specta. Acara tersebut mulai dari pukul 08.30-12.00 WIB. Mulai dari , pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, sambutan-sambutan dan pemateri dari keluarga besar Mapala SPECTA. Upgrading Pengurus merupakan salah satu acara yang harus diikuti oleh pengurus mapala SPECTA periode 2025, untuk keberlanjutan pengurus Mapala SPECTA. Mulai dari Mengetahui makna kepemimpinan, pandangan pengurusan kedepan, serta bagaimana menyelesaikan problem solving di kepengurusan.

Dengan upgrading pengurus ini, kami berharap dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan organisasi, serta meningkatkan kepuasan anggota aktif terhadap pengurus Mapala SPECTA..

Kamis, 30 Januari 2025

Musyawarah Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA XXII

MAPALA SPECTA- Salam Lestari. Dalam sebuah organisasi tentunya ada pergantian pemimpin dan pengurus guna keberlangsungan roda organisasi. Pergantian pemimpin biasanya dilaksanakan dengan jalan musyawarah mufakat. Setelah melewati 1 Periode kepengurusan di tahun 2024. Mapala SPECTA kini saatnya kita melaksanakan Musyawarah Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA (MUSMAPA). MUSMAPA adalah Musyawarah Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA yang merupakan forum tertinggi di Mapala SPECTA. Musmapa XXII tahun ini dilaksanakan pada 23-26 Januari 2025 yang bertempat di Balai Desa Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Acara MUSMAPA kali ini mengusung tema "Satukan Solidaritas Untuk Membentuk Integritas" yang harapan dari tema tersebut untuk mengedepankan Mapala SPECTA lebih baik lagi dalam mengeratkan sebuah kekeluargaan dan membuahkan kader yang berkualitas lebih baik dari sebelumnya. Kegiatan ini dibuka oleh presidium sementara lalu dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua umum Mapala SPECTA periode 2024 yakni sejawat Jagel, lalu di lanjutkan dengan pemilihan presidium tetap dan rangkaian acara-acara berikutnya. Kegiatan MUSMAPA ke-22 ini sebagai ajang pemilihan Ketua Umum untuk periode berikutnya. Kemudian, Forum memilih Anggota Penuh yang telah menjabat sebelumnya di periode 1. Lalu mencalonkan dirinya sebagai ketua umum untuk periode berikutnya. Dengan terpilihnya ketua umum baru yaitu Siti Munhafiroh atau sejawat Kebar dengan MPA 29.236.AV telah sah menjadi Ketua Umum Mapala SPECTA di periode 2025-2026.

Minggu, 12 Januari 2025

Pendidikan Dasar Pecinta Alam (DIKDAPA) Ke-XXX. MEKAR GAGAH MENGUKIR SEJARAH

Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA sebuah organisasi yang bergerak di bidang kepecintaalaman dan kepetualangan. Ketika seseorang ingin bergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), tentu setiap calon anggota harus melalui beberapa proses dan prosedur yang berlaku. Proses itulah yang menjadikan seseorang itu memahami dan bisa mengartikan betapa pentingnya sebuah perjalanan untuk mencapai sebuah tujuan. Salah satu prosesnya yaitu Pendidikan Dasar Pecinta Alam (DIKDAPA) Begitu juga dengan Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA, Pendidikan Dasar Pecinta Alam (DIKDAPA) XXX menjadi syarat wajib untuk menjadi anggota Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA, hal tersebut tentunya digunakan untuk melanjutkan tonggak estafet organisasi. DIKDAPA XXX yang dilakukan pada tanggal 15 November hingga 20 November 2024. Di Lereng Gunung Lawu Selatan merupakan sebuah tempat lahirnya para Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA lahir dan menjodi anggota Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA, mulai dari angkatan terdahulu hingga sekarang, selalu menggunakan tempat di Lereng Gunung Lawu Selatan. Tepat tanggal 20 November kemarin telah lahir anggota muda Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA yang ke 30, angota muda yang baru ini berjumlah 19 orang yang diantaranya 10 laki-laki dan 9 pеrempuan. Mereka semua telah mengikuti berbagai rangkaian proses seleksi sekitar 1 bulan sebelum masuk ke lapangan, proses seleksi mulai dari screning, materi ruang, materi praktek, dan terakhir test fisik. Pendidikan Dasar Pecinta Alam (DIKDAPA) XXX Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA ini ditutup di Sekipan dan foto bersama.

EKSPEDISI NEGERI INTAN BULAENG - PULAU SUMBAWA 2024

Nama kegiatan ini adalah “Ekspedisi Negeri Intan Bulaeng” Ekspedisi ini merupakan Ekspedisi ke-20 yang terlaksana di Mapala SPECTA. Nama Ekspedisi Negeri Intan Bulaeng berarti negeri yang kaya akan kandungan mineral tanah seperti emas, perak dan tembaga. Yang bermakna bahwa kekayaan bumi tersimpan didalam tanah, yang diharapkan sekaya apapun manusia, sehebat apapun ia berkarya, secerdas apapun ia berfikir, ia akan tetap rendah hati. Seperti halnya tema kita, Menapaki Atap Pulau Sumbawa yang memiliki makna ekspedisi penaklukan alam yang memadukan keindahan panorama dengan semangat ilmiah dan pengabdian. Dalam pendakian Gunung Tambora, kita tidak hanya mengejar puncak, tetapi juga menyelami kekayaan ilmiah dan berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat sekitar, menjadikan setiap langkah sebagai bentuk harmoni antara pengetahuan, alam, dan kemanusiaan, sebutan ekspedisi kami yang diharapkan kami para ekspeditor dengan kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kita masing-masing, kami bisa saling melengkapi, tetap rendah hati, sabar, dan tabah sampai akhir. Seperti halnya bangunan besar nan megah yang berdiri kokoh, pasti memerlukan proses yang tidak cepat dan penuh strategi, begitupula dengan kegiatan ekspedisi ini banyak hal yang kami susun strateginya bahkan di 8 bulan sebelum keberangkatan, mulai dari pencarian, pengumpulan, dan juga penelitian jarak jauh untuk mendapatkan data dan informasi yang valid, selain itu persiapan fisik juga kami lakukan untuk kemudahan dan kelancaran kegiatan outdoor yang hendak kami laksanakan di tanah Nusa Tenggara Barat ini. Ekspedisi ini lahir dari cita – cita dan keinginan untuk membawa nama baik organisasi melolong berkeliling Nusantara, bahkan Mancanegara. Ekspedisi Spesialisasi ini diibaratkan sebagai dermaga akhir sebelum berlayar menuju proses kepengurusan yang lebih hebat lagi di Mapala Specta. Ekspeditornya merupakan anggota aktif yang telah mengikuti seluruh proses Pendidikan wajib yang ada, dari mulai Pendidikan Dasar, Pendidikan Lanjut beserta pelaporannya, Ekspedisi Muda dengan laporannya, kepanitiaan Pendidikan dasar, dan kepengurusan, tidak mudah berada di tahap ini tapi dengan keyakinan dan ketangguhan setiap anggota maka hal yang terlihat sukar itu dapat dilalui dengan baik. Dermaga ini akan terlihat indah saat kapalnya bersandar dengan baik nan elok, bagaikan senja dilaut yang tenang megah dan menawan dengan sekelabat awan dan gradasi warna warna langit dan lautnya, begitulah kami bisa mengibaratkan perjalanan dari sebuah Ekspedisi yang kami lahirkan dengana nama Ekspedisi Negeri Intan Bulaeng. Ada beberapa capaian yang kami susun dengan elok pada kegiatan ekspedisi ini, yang pertama kami sepakat menyatukan satu pendapat dan argumentasi yang sama yaitu dengan memilih divisi Gunung Hutan dalam ke spesialisasian ekspedisi ini, dengan berbagai pertimbangan dan hasil penelitian kami juga akhirnya sepakat memilih pendakian Gunung Tambora dengan jalur Kawinda To’I. Jalur ini memang jarang dilewati oleh beberapa pendaki, jarak tempuh yang terbilang sangat jauh dari pusat kota menjadi salah satu alasan, selain itu jalur pendakian yang bisa dibilang cukup menantang menjadi alasan, kendati demikian keelokan dekapan Tambora di jalur ini benar benar memanjakan mata dan jiwa yang rindu akan nuansa savana yang indah nan hutan tambora yang gagah, pendakian ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan untuk menjadi ekspeditor dengan spesialisasi divisi gunung hutan, berbagai materi yang telah kami pelajari di Pendidikan sebelumnya kami terapkan pada kegiatan ini. Adapun hal yang membedakan kegiatan Ekspedisi Spesialisasi ini dengan Pendidikan wajib yang lainnya adalah ada pengupayaan dan pemaksimalan suatu materi pada divisi yang dijadikan sebagai spesialisasi oleh para ekspeditor, dengan itu kami memilih pemantapan materi pada pembuatan peta jalur pendakian dengan bentuk 3D, meskipun nantinya ketika dicetak peta hanya akan terlihat 2D namun kami menyediakan barcode yang dapat diakses pada peta jalur pendakian dengan 3D, selain itu capaian kami yang lainnya adalah dengan pemasangan plakat penunjuk arah kiblat di stasiun 4 atau pos camp. Selama melewati seluruh jalur pendakian Gunung Tambora via Kawinda To’I kami memang tidak menemukan plakat penunjuk arah kiblat, bahkan di stasiun 4 yang biasanya menjadi pos camp. Plakat arah kiblat memang jarang ditemukan di berbagai jalur pendakian, penunjuk arah yang ada, kebanyakan adalah arah menunju ke puncak, dengan demikian kami ingin memberikan penunjuk arah kiblat ini untuk memudahkan umat muslim yang hendak melaksanakan ibadah sholat pada jalur pendakian. Capaian kami selanjutnya adalah pengabdian masyarakat dengan tema peningkatan popularitas potensi wisata di desa Kawinda To’I, dengan kegiatan pendukungnya antara lain : Pengadaan sosialisasi pantai yang berpotensi wisata, dengan adanya sosialisasi ini kami mengajak diskusi secara terbuka kepada segenap masyarakat di desa Kawinda To’I untuk pengembangan pantai yang memiliki potensi wisata besar, dengan indahnya lautan lepas, megahnya bukit aruna dibelakang pantai dan birunya ombak pada lautan yang anggun dan gagah itu, apalagi dinikmati saat senja indahnya semburat cahaya oren yang menguasai langit kawinda to’I. Potensi wisata yang indah ini perlu dikelola dengan baik dan sistematis, guna peningkatan pendapatan lokal dan mata pencaharian dalam bidang pariwisata bagi warga sekitar, kendati demikian kami juga merencanakan kegiatan ini bersama dengan pemuda sekitar, mulai dari kelompok sadar wisata desa Kawinda To’I, Karang Taruna, Pemerintah Desa, juga Polisi Bhabinkabtimas setempat, diperlukan observasi dan pengamatan secara langsung sebelum kami melakukan sosialisasi, oleh karenanya kami perlu melakukan kunjungan wisata agar bisa memperkirakan strategi yang cocok untuk pengembangan dan peningkatan popularitas wisata, dengan demikian ada beberapa strategi yang kami siapkan salah satunya adalah dengan melakukan kampanye media sosial, kami juga mengadakan perlombaan berupa foto dan vidiografi dari pemandangan yang mereka ambil. Lomba ini dilaksanakan selama kami berada disana dan diumumkan pemenangnya saat kegiatan sosialisasi potensi wisata dilaksanakan, antusias yang didapatkan cukup baik dan ada harapan besar dari pemerintah desa salah satunya adalah dengan dikenalnya desa Kawinda To’I dikalangan masyarakat dapat membuat pemerintah peduli terhadap kondisi jaringan dan sinyal di desa ini. Itulah rencana dan capaian yang telah kami laksanakan dalam kegiatan Ekspedisi Negeri Intan Bulaeng ini, semoga apa yang kami laksanakan dapat berguna bagi sekitar, bagi organisasi, maupun bagi kawan kawan yang juga hendak berkunjung dalam program wisata maupun penelitian di desa Kawinda To’I ini.

MILAD DAN TASYAKURAN MAPALA SPECTA KE 31 TAHUN

MAPALA SPECTA - Pada Senin, 6 - 7 Januari 2025. Mapala Specta telah melaksanakan kegiatan Milad dan Tasyakuran ke-31. Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan Anggota Muda dan Nama Angkatan baru Mapala Specta yakni “ASTRAPHIA PRAHARA” yang terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan. Acara Milad dan Tasyakuran ini diselenggarakan pada pukul 19.00 WIB s.d selesai dan berlangsung secara offline yang bertempat di Parkiran Fakultas Syariah UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA. Adapun tamu undangan yang turut hadir dalam acara Milad dan Tasyakuran Ke-31 yaitu alumni Anggota Mapala Specta dan Anggota Aktif Mapala Specta. Kegiatan ini mengusung tema “MEMUPUK ASA, MEMBUAT CERITA, MENJADI LUAR BIASA” merupakan suatu harapan yang tinggi dan melampaui batas dan dikemudian hari dapat diceritakan menjadi cerita yang luar biasa. Acara dimulai pada pukul 21.15 WIB diisi dengan pembukaan dan beberapa sambutan dari ketua umum, ketua panitia, dan perwakilan dari Keluarga Besar Specta (KBS). Setelah itu dilanjut dengan perkenalan Anggota Muda dan menghadirkan pentas seni drama dari Anggota Muda. Selain pentas seni drama, Anggota Muda juga menghadirkan puisi dan tarian boria . Memasuki puncak acara, dilanjutkan dengan sarasehan yakni saling berkenalan antar anggota dari generasi ke generasi dan bercerita pengalaman-pengalaman yang didapat saat berada di Specta. Sarasehan berlangsung sampai pukul 23.55 WIB, dilanjut pada pukul 00.00 WIB yaitu acara tiup lilin dan potong kue yang diwakilkan oleh ketua umum Mapala Specta dan diiringi dengan lagu dari Jamrud yang berjudul selamat ulang tahun. Perayaan Milad dan Tasyakuran ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan disetiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk menambah keakraban dan menjadi tali silaturahmi sesama anggota dengan keluarga besar Mapala Specta. Terlaksananya kegatan Milad dan Tasyakuran Mapala Specta ke-31 dapat menjadi pintu pembuka kepada Anggota Muda khususnya, dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang ada di dalam organisasi Mapala Specta. Untuk mencetak anggota yang mampu bersaing dan berkualitas di dalam maupun diluar kampus.

BAIAT ANGGOTA MADYA 2026

​ BAIAT MADYA MAPALA SPECTA 2026 Setelah melalui rangkaian pendidikan dan pembinaan yang panjang, anggota muda MAPALA SPECTA akhirnya mencap...