
BAIAT MADYA MAPALA SPECTA 2026
Setelah melalui rangkaian pendidikan dan pembinaan yang panjang, anggota muda MAPALA SPECTA akhirnya mencapai salah satu tahapan penting dalam proses keanggotaan, yaitu Baiat Madya. Prosesi ini menjadi penanda bahwa mereka telah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan yang dipersyaratkan untuk naik ke jenjang keanggotaan berikutnya.
Di MAPALA SPECTA, jenjang keanggotaan terdiri atas Anggota Muda, Anggota Madya, dan Anggota Penuh. Seseorang dinyatakan sebagai Anggota Muda setelah berhasil menyelesaikan Pendidikan Dasar MAPALA SPECTA. Selanjutnya, untuk dapat menjadi Anggota Madya, setiap anggota diwajibkan mengikuti serangkaian proses pendidikan lanjutan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta tanggung jawab sebagai insan pecinta alam.
Tahapan tersebut meliputi Pendidikan Lanjut, Pelaporan Pasca Pendidikan, Pemantapan Spesialisasi (Ekspedisi Muda), hingga Baiat Madya sebagai tahapan akhir. Pendidikan Lanjut dilaksanakan dalam empat divisi, yaitu Gunung Hutan, Caving, Rock Climbing, dan Rafting. Setelah menyelesaikan pendidikan di masing-masing divisi, peserta diwajibkan menyusun laporan dan mempresentasikan hasil kegiatannya kepada jajaran pengurus MAPALA SPECTA.
Selanjutnya, setiap anggota muda menyusun dan melaksanakan Ekspedisi Muda sebagai bentuk implementasi dari ilmu yang telah diperoleh. Sebelum kegiatan dilaksanakan, mereka harus menyusun proposal dan mempresentasikannya di hadapan pengurus. Setelah ekspedisi selesai, peserta kembali diwajibkan membuat laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk evaluasi sekaligus dokumentasi kegiatan.
Setelah seluruh tahapan tersebut berhasil diselesaikan, barulah anggota muda berhak mengikuti prosesi Baiat Madya, yang menjadi simbol pengukuhan sekaligus awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai Anggota Madya MAPALA SPECTA.
Pada periode kepengurusan MAPALA SPECTA Tahun 2026, sebanyak lima anggota muda berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan tersebut. Kelima anggota tersebut adalah:
- Kutah — MPA.31.253.AP
- Ceska — MPA.32.254.RS
- Koponx — MPA.32.255.RS
- Tapis — MPA.32.256.RS
- Kentung — MPA.32.257.RS
Selamat kepada seluruh Anggota Madya yang telah dikukuhkan. Semoga amanah yang telah diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi langkah awal untuk terus berkarya, mengabdi, dan menjaga nilai-nilai MAPALA SPECTA.














MAPALA SPECTA - Pada Senin, 6 - 7 Januari 2025. Mapala Specta telah melaksanakan kegiatan Milad dan Tasyakuran ke-32. Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan Anggota Muda dan Nama Angkatan baru Mapala Specta yakni “Rengga Sawang” yang terdiri dari 6 laki-laki dan 9 perempuan.



Sukoharjo – Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA merupakan sebuah organisasi yang bergerak di bidang
Napak Tilas Talamau 2982 Mdpl: Mapala Specta Akan Menempuh Perjalanan ke-21 Ekspedisi Penuh di Pelosok Indonesia, Mapala Specta kembali mempersiapkan perjalanan baru lagi di tahun 2025, sebuah langkah menuju tantangan berikutnya. Tim Mapala Specta sudah merancang langkah-langkah berikutnya dengan semangat yang tak tergoyahkan. Kali ini, fokus mereka tertuju pada pengabdian dan pendakian di pelosok Indonesia, salah satunya di Pulau Sumatera Barat. Pra kegiatan merupakan upaya awal dalam rancangan ekspedisi mulai dari, penentuan lokasi, pencarian data, menentukan program kerja yang akan dilaksanakan, latihan fisik, dan membuat proposal sponsorship serta proposal kegiatan. Langkah itu merupakan bukti nyata semangat yang tak tergoyahkan walaupun dilakukan oleh dua orang yakni, Sejawat Ulil Ardi Pramista Akbar (Rrebez) selaku ketua pelaksana kegiatan dan Sejawat Muhamad Nur Hidayat (Tromol) selaku Sekertaris. Pelaksanaan dalam ekspedisi ini penuh tantangan mulai dari pelaksanaannya pengabdian yang dikerjakan hanya dua orang dengan program kerja: Kampus EXPO 2025 (edukasi pentingnya pendidikan setelah lulus SMA serta pemberian hadiah berupa buku UTBK), Ecoprint di SD 08 Talamau (Pembuatan Ecoprint dari Totebag dan Edukasi pentingnya Lingkungan Hidup). Selama perjalanan menemukan berbagai hal keanekaragaman budaya selain daripada itu tim ekspeditor melakukan penelitian budaya di Kampuang Tinggam Ulla dan Tinggam Mudiak. Berkomunikasi dengan orang-orang tua dikampung tersebut sangat senang dengan bahasa minang yang kami temukan membuat kami mengerti bahwa indonesia beragam bahasa dan budaya. Dalam pendakian tim ekspeditor melakukan pendakian di atap Sumatera Barat yakni, Gunung Talamau Via Pinaga (2982 MDPL). Perjalanan kami tempuh selama 4 hari dengan targetan membuat Peta 3D dan Penelitian Flora dan Fauna yang kami temukan selama di jalur pendakian. Eksotisme keindahan alam gunung Talamau ini, sangatlah asri dengan vegetasi tertutup kami menikmati keindahan alam yang kami temukan pertama kali serta mata air yang selalu kami temukan di setiap pos tempat pemberhentian kami. Dalam ekspedisi mengajarkan kami banyak hal selain pengalaman, relasi dan keanekaragaman budaya yang kami temukan menjadi tombak utama kami bahwasanya menjadi mahasiswa pecinta alam bukan soal mencintai akan tetapi melampaui lebih dari sekedar mencintai bahwasanya ciptaan tuhan itu indah dan membuat kami merasa bersyukur akan arti hidup yang sebenarnya.
MAPALA SPECTA– 20-22 September 2025. Mahasiswa Pecinta alam SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta telah mendelegasikan mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan Pengangkatan air bersama PSS (Pacitan Speleology Society) di Pacitan. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk membantu masyarakat dalam keadaan kesulitan air, masyarakat meminta bantuan kepada PSS dan Mahasiswa Pecinta Alam untuk membantu dalam Pengangkatan air di Gua Jati Rambat, Pacitan. Harapannya masyarakat tidak kehabisan air sebagai sumber daya sehari-hari dan masyarakat sangat senang PSS beserta Mapala membantu dalam kegiatan Pengangkatan Air ini. Mapala SPECTA mendelegasikan anggotanya yakni, Abate, Tromol, Lekat, Taber untuk Masuk ke gua bersama PSS dan Mapala lainnya. Sedangkan Anggota SPECTA lainnya yakni, Petty dan Kebar membantu menjaga entrance gua guna ada hal-hal lain yang dibutuhkan dan membantu ketika ada permasalahan dalam pengangkatan Air. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan lebih baik lagi dan bantua kepada masyarakat terus berjalan agar bisa bermanfaat.