Minggu, 31 Juli 2022

Pawai Menyuarakan Perasaan akan Krisis Iklim

     


Sekitar 350 pemuda dari berbagai provinsi se pulau Jawa mengikuti pawai "Youth 20 CCUPY"  dari jalan Gatot Subroto sampai dengan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta. Melalui pawai "Youth 20 CCUPY" ratusan pemuda se pulau Jawa menyuarakan perasaan takut, gelisah, cemas akan krisis iklim yang nyata dan semakin sering dirasakan.

    Pawai ini merupakan puncak dari serangkaian acara Java Youth Camp yang bertajuk Youth20CCUPY, Voice  of the Future yang telah diselenggarakan pada 20 Juli 2022 di Depok, Jawa Barat. Dalam perkemahan yang dilaksanakan selama 1 hari, para pemuda dari berbagai provinsi se Pulau Jawa berkumpul dalam Forum, berdiskusi terkait masalah Lingkungan Hidup yang terjadi di berbagai provinsi di Jawa.

     Ada 7 Tema bahasan dalam Forum ini yaitu, sampah plastik, krisis iklim, energi kotor, bencana ekologi, pencemaran air dan udara, peramasan ruang hidup dan ekonomi hijau. Tema tersebut merupakan gambaran permasalahan lingkungan yang telah terjadi di Jawa. Pemuda memilih isu bahasan mereka masing-masing sesuai pengetahuan, pengalaman dan permasalahan yang mereka alami di daerah mereka serta cita-cita yang besar harapannya akan mengubah masa depan negara Indonesia khususnya di pulau jawa ini menjadi lebih baik.

Sabtu, 30 Juli 2022

SPECTA Mengabdi

     Kegiatan SPECTA Mengabdi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memupuk  rasa kepedulian terhadap masyarakat sekitar. SPECTA Mengabdi tidak hanya untuk memupuk kepedulian terhadap masyarakat, namun juga  mengimplementasikan pengetahuan tentang lingkungan hidup.  Selain itu, kegiatan SPECTA mengabdi bertujuan untuk mengasah komunikasi Anggota Aktif dengan pihak eksternal dan juga membantu pihak eksternal yang kekurangan fasilitas seperti buku, masker, dan handsanitizer. Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Mapala SPECTA menyelenggarakan kegiatan SPECTA mengabdi yang bertempatan di SD Negeri 02 Ngombakan Sukoharjo. Kegiatan ini telah terlaksanakan pada Rabu-Kamis 13-14 juli 2022 yang bekerjasama dengan guru-guru SD N 02 Ngombakan.

     Acara ini merupakan salah satu program kerja Divisi Lingkungan Hidup Mapala SPECTA. Dalam kegiatan ini yang dilakukan adalah edukasi mengenai sampah dan penanaman bersama murid-murid SD Negeri 02 Ngombakan yang mana kegiatan berlangsung dengan sistem bermain sambil belajar. Dengan adanya kegiatan SPECTA Mengabdi ini Mapala SPECTA berharap dapat membatu masyarakat sekitar dan memupuk rasa kepedulian terhadap lingkungan yang dimulai sejak dini. 

Jumat, 08 Juli 2022

SPECTA CLIMBING COMPETITION (SCC) 4 DIGELAR KEMBALI

     08 Juli 2022-- Untuk menjaring atlet-atlet baru dalam cabang olahraga panjat dinding yang sempat redup akibat pandemi Covid-19, 2 tahun terakhir ini akhirnya bisa bangkit kembali. Tentunya dampak yag di alami akibat Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kulitas dan kuantitas Atlet, yang menyebabkan prestasi dalam dunia olahraga khusunya Panjat Wall menurun. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menyelenggarakan SPECTA CLIMBING COMPETITION (SCC) 4 NASIONAL dengan tema “Keep Up The Spirit and Break Your Limits”. 

     Kompetisi tersebut dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 15 Agustus 2022. Bertempatan di Wall Climbing Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala)  SPECTA dapat diikuti oleh Mapala Se-Indonesia, Federasi Panjat Tebing, atlet panjat tebing dan masyarakat umum dengan kategori sebagai berikut : (1) lead mapala putra dan putri, (2) Lead pelajar putra dan putri, (3) Lead umum putra dan putri, (4) Spead classic putra dan putri. Hanya dengan membayar registrasi mulai dari Rp.100.000 sudah dapat berpartisipasi.

     Karena itu, SPECTA CLIMBING COMPETITION (SCC) diadakan sebagai salah satu Program Kerja Pengurus Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta tahun 2022. Setelah sukses menggelar SCC 1, SCC 2 dan SCC 3 tingkat lokal sampai regional dengan sukses.

     “Mengingat SCC 1 sampai SCC 3 berjalan dengan sukses, kami berharap untuk SCC 4 tingkat nasional ini banyak yang ikut berpartisipasi setelah perlombaan dan prestasi didunia olah raga sempat redup karena pandemi covid-19 dan membangkitan semangat para pemanjat, juga kegiatannya dapat berjalan lancar. Aamiin” Ujar Abdul Hayyi Al Ghifari Ketua Umum Mapala SPECTA.

Kamis, 07 Juli 2022

Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) Ke - XXXII Mapala Se-Indonesia

     


     Setelah dua tahun tertunda akibat pandemi covid-19, Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) ke XXXII Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Tingkat Perguruan Tinggi Se-Indonesia pada tahun ini 2022 ini kembali digelar. Kegiatan Temu Wicara Kenal Medal (TWKM) ke XXXII kali ini dilaksanakan di Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Jawa Barat, Dengan tuan rumah Mapala KHANIWATAN. Pertemuan besar Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Se-Indonesia ini berlangsung dari tanggal 06 - 12 Juni 2022. Dengan mengangkat tema Konsistensi Mahasiswa Pecinta Alam terhadap Penyelamatan Ekosistem Laut. Ketua Pelaksana Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) Ke XXXII, Aditya Tadika Buliana menuturkan "Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) Ke- XXXII Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Tingkat Se-Indonesia adalah salah satu wujud dari keinginan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) untuk dapat menjebatani arus informasi antar organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), yang telah dilaksanakan sejak tahun 1989.
     Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) ke XXXII dilaksanakan dengan tujuan menumbuhkan kesadaran dan sikap kritis Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Indonesia terhadap permasalahan lingkungan, juga meningkatkan peran serta Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dalam permasalahan lingkungan dan organisasi kepecintaalaman serta mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menumbuhkan persatuan, kesatuan dengan persaudaraan antar Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) sebagai implementasi Kode Etik Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Indonesia.

     Kegiatan ini diikuti oleh 362 orang peserta yang berasal dari 267 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang terdiri dari 34 provinsi di Indonesia serta 20 Pusat Koordinasi Daerah (PKD). Termasuk delegasi dari Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta mendelegasikan Abdul Hayyi Al Ghifari atau sering disebut dengan nama rimba (Sejawat Luntheng) selaku Ketua Umum Periode 2022 ini untuk mengikuti Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) Ke- XXXII Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) tingkat Perguruan Tinggi Se-Indonesia tahun 2022.

Jumat, 24 Juni 2022

Menebar Manfaat dan Berkontribusi Kepada Masyarakat Sekitar

                Kegiatan donor darah merupakan wujud kepedulian terhadap sesama karena setetes darah yang diberikan akan sangat berarti bagi kehidupan orang lain. Donor darah tidak hanya bermanfaat untuk orang yang membutuhkan transfusi darah, donor darah juga sangat bermanfaat bagi pendonor, yaitu bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, dan untuk mendeteksi penyakit serius.

                 Sebagai wujud kepedulian kepada sesama, Mapala SPECTA menyelenggarakan kegiatan donor darah dan pengobatan gratis bersama Klinik Syifa Medica. Donor darah dan pengobatan gratis kali ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor 2 yang di hadiri oleh dinas kesehatan Kab. Sukoharjo, perwakilan Puskesmas Kartasura, Wakil Rektor 2 UIN Raden Mas Said Surakarta dan PMI Kab. Sukoharjo. Kegiatan ini telah terlaksanakan pada Rabu, 08 juni 2022 yang bekerja sama dengan PMI Sukoharjo, bertepat di Klinik Syifa Medika UIN Raden Mas Said Surakarta.

                   Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu program kerja Divisi VI Lingkungan Hidup Mapala SPECTA. Dalam kegiatan ini dimulai pada  pukul 08.00 WIB dengan kuota 100 orang. Kegiatan donor darah ini dibuka untuk umum, jadi setiap orang bisa mendaftar dengan beberapa syarat. Dengan adanya kegiatan donor darah ini Mapala SPECTA berharap dapat membatu orang-orang yang memerlukan bantuan dan memberikan wadah untuk orang yang ingin menyumbangkan darahnya untuk membantu orang lain.

Rabu, 18 Mei 2022

Pendidikan Lanjut Rafting

Pendidikan Lanjut (dikjut) Rafting Mapala SPECTA pada tahun 2022 ini sukses dilaksanakan pada hari Jumat - Minggu, 13-15 Mei 2022, kegiatan ini laksanakan di Sungai Elo, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh 15 orang anggota Muda dari angkatan 2020 dan angkatan 2021 : Tu p, Kuncung, Godong, Jagel, Sulak, Rosok, Dongos, Tumpeng, Karat, Cetar, Cebaee, Cemot, Ceper, Wajik, Setang


Pendidikan lanjut (Dikjut) Mapala Specta merupakan salah satu tahapan kenaikan jenjang bagi anggota muda menuju anggota madya. Pendidikan ini bertujuan untuk menerapkan materi-materi Rafting pada medan yang sebenarnya sekaligus menambah wawasan dan pengalaman bagi anggota muda. Materi yang diterapkan meliputi Teknik dayung, Morfologi sungai, River signal, Boat rescue (flipflop), Renang jeram, Scouting, Sketsa jeram, dan self rescue.


Dikjut Rafting kali ini menerapkan semua materi yang sudah di ajarkan dilatih dan diasah pada saat latihan di Kampus, Sungai belakang koppasus, dan Irigasi Palur. Dikjut Rafting bukan diklat lanjutan yang hanya main main saja ya, tetapi bentuk implementasi dari materi yang telah diajarkan ke medan yang sebenarnya.


Dalam kegiatan ini Anggota Muda di uji, untuk menerapkan atau memraktekkan materi yang kita dapat dari latihan di alam yang sesungguhnya . 


Tidak lah gampang, contoh renang jeram, di mana kita dituntut harus bisa menerapkan teknik berenang saat melewati jeram dengan benar, dan lain sebagainya.


Dalam pendidikan ini, anggota muda diharapkan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi, mengerti bagaimana cara menyelamatkan diri sendiri saat terlempar dari perahu, cara membalikkan perahu yang flip, cara berenang di jeram, bagaimana penggambaran jeram secara visual, dan lain sebagainya.


Dan tak luput pendidikan lanjutan rafting ini juga ada penerapan atau mempraktikkan bagaimana cara menolong orang lain yang membutuhkan bantuan saat berada di sungai, dengan menggunakan rescue rope. 

Tak lupa juga, setelah kegiatan terlaksana, Anggota muda juga melakukan sosiologi pedesaan di sekitar Basecamp mendut rafting, untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat dan sebagai ajang silaturahim kepada warga sekitar


"Harapan pada dikjut Rafting ini anggota muda sudah mumpuni dalam implementasi materi yang sudah diajarkan ke medan-medan yang sebenarnya dan juga tidak kaget lagi jika menghadapi hal-hal yang mungkin terjadi di Sungai" kata Dyon Hadi Widodo selaku Koordinator Divisi P3A Mapala SPECTA 2022.

BAIAT ANGGOTA MADYA 2026

​ BAIAT MADYA MAPALA SPECTA 2026 Setelah melalui rangkaian pendidikan dan pembinaan yang panjang, anggota muda MAPALA SPECTA akhirnya mencap...