Mahasiswa Pecinta Alam Specta Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gd. SC Lt. 1 UIN Raden Mas Said Surakarta "To Think The Earth, To Land Down The Thought"
Senin, 16 Mei 2022
Jumat, 08 April 2022
Berbagi Darah Untuk Kemanusiaan
Kegiatan donor darah merupakan
wujud kepedulian kita terhadap sesama karena setetes darah yang kita berikan
akan sangat berarti bagi kehidupan orang lain. Donor darah tidak hanya
bermanfaat untuk orang yang membutuhkan transfusi darah, donor darah juga
sangat bermanfaat bagi pendonor, yaitu bermanfaat untuk menjaga kesehatan
jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, dan untuk mendeteksi penyakit
serius.
Sebagai wujud kepedulian
kepada sesama Mapala SPECTA menyelenggarakan kegiatan donor darah sesuai dengan
temanya yaitu "Share Bloods For Humanity" yang artinya “Berbagi Darah
Untuk Kemanusiaan” yang dilaksanakan pada Rabu, 16 Maret 2022 dengan bekerja
sama dengan PMI Sukoharjo, yang bertempat di Klinik Syifa Medika UIN Raden Mas
Said Surakarta.
Acara ini merupakan salah
satu program kerja dari Divisi VI Lingkungan Hidup Mapala SPECTA. Kami memulai
kegiatan donor darah ini pada pukul 09.00 WIB dengan kurang lebih 40 pendaftar
dan yang lolos sebagai pendonor yaitu 35 orang. Kegiatan donor darah ini dibuka
untuk umum, jadi setiap orang bisa mendaftar dengan beberapa persyaratan.
Dengan adanya kegiatan donor darah ini Mapala SPECTA berharap dapat membatu
orang-orang yang memerlukan bantuan dan memberikan wadah untuk orang yang ingin
menyumbangkan darahnya untuk membantu orang lain.
Kamis, 24 Februari 2022
Serah Terima Jabatan Pengurus Periode 2022
Sukoharjo, Kamis, 17 Februari 2022 telah terlaksana Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) Mapala SPECTA periode 2022, yang diselenggarakan di Desa Pedusan RT 03, RW 03, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo. Acara ini dimulai pada pagi hari tepatnya pukul 09.00 WIB yang dihadiri oleh seluruh anggota Mapala SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara ini dibuka oleh MC yaitu Imam Dzul Iqbal (Sejawat Jagel) dan Laras Ngantiwani (Sejawat Cemot), dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Menyanyikanlagu Indonesia Raya, Pembacaan Kode Etik Pecinta Alam.
Agenda selanjutnya yaitu
pembacaan Kutipan Keputusan Rektor Universitas Raden Mas Said Surakarta tentang
Pengurus UKM Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA Universitas Raden Mas Said
Surakarta 2022. Acara selanjutnya sumpah
pengurus Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA Universitas Raden Mas Said
Surakarta 2022, Pengambilan sumpah dan janji untuk pengurus baru UKM Mapala
SPECTA dalam pelantikan tersebut dipimpin secara langsung oleh Pembina UKM
Mapala SPECTA, Bapak Ahmad Syauqillah (Sejawat Gembong).
Acara dilanjutkan dengan Serah terima jabatan
Ketua Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA periode 2021 Saudara Billal Syaifullah
(Sejawat Blank) kepada Ketua Mahasiswa Pecinta Alam SPECTA periode 2022 Saudara
Abdul Hayyi Al Ghifahri (Sejawat Luntheng). Dengan
adanya pelantikan pengurus baru ini Pembina UKM Mapala SPECTA berharap
menjadi momentum bagi SPECTA untuk terus mempertahankan mutu dan prestasi yang
telah diraih dalam bidang atlet divisi outdoor, tidak hanya di lingkup regional
saja melainkan dapat berprestasi di tingkat nasional.
Senin, 10 Januari 2022
Menebar kebaikan 28 tahun bedirinya Mapala SPECTA
Senin, 10 Januari 2022 - UKM SPECTA merupakan organisasi mahasiswa pecinta alam yang tidak hanya bergerak di bidang kepecintaalaman tetapi juga kemanusiaan. Setiap tahunnya UKM SPECTA selalu mengadakan kegiatan donor darah. Kali ini kegiatan donor darah dilakukan di Klinik Syifa Medica UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan donor darah kali ini untuk memperingati 28 tahun berdirinya MAPALA SPECTA dengan mengusung tema “Give Blood and Keep the World Beating “, dengan harapan selama 28 tahun SPECTA berdiri masih dapat melakukan kebaikan untuk bumi, saudara dan kita semua. Banyak yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini, mulai dari kalangan mahasiswa, petugas keamanan, pegawai kemahasiswaan, bahkan pembina UKM Mapala SPECTA juga ikut berpartisipasi dalam acara donor darah kali ini. Terdapat 37 pendonor dengan rincian golongan darah A sebanyak 10, O sebanyak 17, dan AB sebanyak 6 dengan total jumlah 31 pendonor yang diterima, sedangkan 6 pendonor lainya di tolak dengan alasan masih banyak kantong darah B dan AB juga karena Hb-nya yang rendah. Kegiatan donor darah ini berjalan dengan lancar berkat partisipasi pendonor dan kerja keras panitia.
Sabtu, 08 Januari 2022
Milad Mapala Specta ke 28 tahun dan Tasyakuruan Angkatan Ancara Montana
Jumat, 24 Desember 2021
Mapala Specta Melakukan Pembentukan Mental dan Karakter yang Kokoh melalui Pendidikan Dasar
Pendidikan Dasar Pencinta alam, sebuah kata yang tidak asing didengar. Suatu proses yang harus dijalani bagi calon penerus baru organisasi pegiat alam. Suatu ritual yang seakan menjadi momok menakutkan bagi mereka. Penuh tekanan, penuh persiapan, penuh finansial, syarat akan pembentukan mental dan karakter, Namun, apabila yang mengaku menjadi pecinta alam, sebaiknya harus mencintai sesama manusia dengan tidak membeda-bedakan dari struktur ekonomi maupun fisik.
Pendidikan Dasar Pencinta Alam Mapala Specta ke 27 kali ini di laksanakan di Lereng Lawu Selatan. Kegiatan ini diawali dengan upacara pemberangkatan di Lapangan Utama Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Pendidikan ini dilakukan oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta yang ingin bergabung di organisasi Mapala Specta.
Pada tanggal 22 Desember 2021, sebanyak 21 peserta yang mengikuti pendidikan dasar ini telah resmi menjadi Anggota Muda Mapala Specta. Dengan jumlah laki-laki 13 orang dan perempuan sebanyak 8 orang. Sebelum melakukan Pendidikan ini mereka telah menjalani proses seleksi selama 2 bulan sebelum terjun ke lapangan tak lupa juga melakukan serangkaian persiapan baik mental maupun fisik berupa latihan fisik dan latihan materi praktek maupun non praktek.
Pendidikan Dasar Pecinta Alam Mapala Specta ini ditutup dengan upacara penutupan dan dihadiri oleh Wakil Rektor 3 UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat kepada 21 peserta DIKDAPA XXVII yang telah di baiat menjadi anggota muda Mapala Specta. Beliau juga bangga dengan Mapala Specta yang telah menyukseskan pendidikan dasar kali ini. "Specta adalah organisasi yang gila" kata Prof. Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag.
Foto Anggota Muda bersama bapak Prof. Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag selaku WR3
Jumat, 10 Desember 2021
Pembukaan Jalur di Tebing Gua Pertapan Ponorogo Jawa Timur
Sukoharjo, 18 – 20 November 2021 telah terlaksana Pelatihan dan Pembukaan Jalur tebing yang di selenggarakan oleh Divisi Rock Climbing ( RC ) Mapala SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta. Yang mana ini bertempatan di Tebing Goa Pertapan yang tepatnya di Desa bungkal, Kabupaten Ponorogo provinsi Jawa Timur. Acara ini diikut oleh seluruh anggota aktif Mapala SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta dan ditemani oleh beberapa anggota dari Mapala PASCA IAIN Ponorogo.
Pelatihan dan Pembukaan jalur tebing ini merupakan kegiatan pembukaan jalur pertama bagi Mapala SPECTA sendiri. Yang mana kegiatan ini bertujuan agar semua anggota dapat mengerti dan mengimplementasikan setiap materi yang telah disampaikan oleh pemateri dan kedepannya Mapala SPECTA dapat membuka lebih banyak jalur tebing.
Dalam kegiatan ini, dimulai pada tanggal 18 November 2021 pukul 06.00 Tim berangkat dari Basecamp mapala specta menuju ke Mapala PASCA IAIN Ponorogo. Disepanjang perjalanan menuju mapala PASCA banyak sekali masalah yang datang entah itu hujan dan bahkan ada juga motor yang mogok sehingga harus dibawa kebengkel. Namun, itu tak mengurangi niat tim dalam melakukan perjalanan ke tebing. Pukul 11.45, tim sampai di Mapala PASCA IAIN Ponorogo. Disana tim beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi tebing yang berada di desa bungkal.
Mapala SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta bersama
Mapala PASCA IAIN Ponorogo
Sampai pukul 15.00, tim melanjutkan perjalanan dengan ditemanin oleh
beberapa anggota Mapala PASCA IAIN Ponorogo. Yang tidak jauh dari kampus IAIN
Ponorogo. sepanjang perjalanan mulai dari jalan berkelok, tanjakan, hujan
bahkan ada beberapa jalan yang bisa sangat sulit untuk dilewati oleh motor
biasa.
Pukul 17.20, tim sampai dirumah salah satu warga yang menjadi rumah singgah. Disana tim langsung prepare untuk semua alat yang akan di bawa besok, ada juga yang memasak. Sebelum beristirahat tim melakukan Evaluasi dan Koordinasi sebentar mengenai perjalanan dan rencana kegiatan besok. Setelah itu, semua tim Pelatihan dan pembukaan jalur tebing beristirahat sampai pukul 06.00
Keesokan harinya pukul 09.00 tepatnya pada tanggal 18 November 2021, tim
melakukan perjalanan menuju lokasi tebing goa pertapan berjarak 2 KM dari rumah
singgah dengan ditemani oleh anggota Mapala PASCA. Yang menempuh waktu sekitar
1 jam 30 menit dengan berjalan kaki dikarenakan transportasi seperti motor
sangat sulit untuk melewati jalan setapak yang berlumpur dan menanjak.
Penyampaian materi
Pembukaan Jalur tebing oleh Bapak Muhammad Rosidi yang merupakan salah satu
pelatih di FPTI Ponorogo kepada seluruh anggota aktif yang ikut dalam Pelatihan
dan Pembukaan Jalur di Tebing goa pertapan.
Selanjutnya, tim melakukan pembuatan jalur menentukan spot tebing yang cocok
dan langsung menyiapkan alat yang dibutuhkan selama pembukaan jalur tebing.
Dikarenakan waktu yang sudah larut tim memutuskan untuk melanjutkan kegiatan
besok pagi yaitu pada tanggal 20 November 2021 dan menyelesaikan semua prosedur
pembuatan jalur pada tebing goa pertapan, desa bungkal kabupaten ponorogo.
Setelah pembuatan Jalur tebing selesai secara langsung diresmikan Oleh Ketua
Umum Mapala SPECTA UIN Raden Mas Said Surakarta.
BAIAT ANGGOTA MADYA 2026
BAIAT MADYA MAPALA SPECTA 2026 Setelah melalui rangkaian pendidikan dan pembinaan yang panjang, anggota muda MAPALA SPECTA akhirnya mencap...
-
Salam Lestari. Dalam rangka meningkatkan kinerja dan kemampuan organisasi, perlunya peningkatan kualitas pengurus. Melalui Upgrading penguru...
-
Press Release Pendidikan Lanjut Mapala SPECTA 2023 Pendidikan Lanjut Rafting Pendid...
-
Magelang, 7 Maret 2026 - Suasana di Basecamp Getek Balong Magelang pada tanggal 8 Maret itu terasa begitu hidup d...
