Jumat, 22 Maret 2019

Tim Putri Mapala SPECTA Raih Juara II Dalam Ajang Eksibisi Pra Liga Arum Jeram 1 Kota Surakarta

Tim Putri Mapala SPECTA

Assalamualaikum WR WB
Salam Lestari..!!!

Tak ada proses yang mengkhianati hasil dan tak ada proses yang tak menghasilkan. Kosistensi dan kerjasama adalah hal yang sangat penting dalam segala kegiatan tak luput dalam kopetisi, hal tersebut bisa menjadi hal yang sangat penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Rafting atau Arung jeram sebagai olah raga kelompok, sangat mengandalkan pada kekompakan tim secara keseluruhan. Kerja sama yang terpadu dan pengertian yang mendalam antar awak perahu, dapat dikatakan sebagai faktor utama yang menunjang keberhasilan melewati berbagai hambatan di sungai. Tak dapat dibantah bahwa Arung Jeram merupakan olah raga yang penuh resiko (high risk sport). Namun demikian, setiap orang mampu melakukannya – asalkan dia dalam kondisi “baik”; baik dalam arti pemahaman teknis, kemampuan membaca medan secara kognitif, dan sehat fisik dan mental.
Jadi,rafting atau arung jeram adalah olah raga yang menuntut keterampilan. Untuk itu sangat membutuhkan waktu untuk berkembang. Perkembangan ke arah mencapai kemampuan yang prima, hanya mungkin apabila mau mempelajari sifat-sifat sungai, serta bersedia melatih diri di tempat itu. Kecuali perlu mengembangkan pengetahuan mengenai sifat-sifat sungai, wajib pula berlatih berdayung, berkayuh di sungai. Implikasinya butuh mengembangkan kemampuan fisik, agar selalu mencapai kondisi seoptimal mungkin. Hal lain yang patut diingat, adalah berlatih cara-cara menghadapi keadaan darurat di sungai. Hal ini penting untuk melatih kesiapan, kemampuan dan kepercayaan diri, apabila memang harus menghadapinya.

 Latihan Tim Putra Mapala SPECTA 


Sebelum pertandingan hal yang perlu dilakukan adalah belajar, persiapan dan berlatih. Selain belajar materi para tim arum jeram Mapala SPECTA juga belajar praktek sebelumnya dengan beberapa tim di Soloraya di Bendungan Tirtonadi. Latihan tak hanya sekali melainkan beberapa kali demi melatih bakat dalam arum jeram mengingat banyak hal yang perlu diperhatikan. Seperti teknik, kekompakan, kerjasama, dan lain sebagainya. Agar kapal bisa berjalan dengan laju yang cepat serta terarah dengan baik. Sehingga kejadian seperti berputar putar, berjalan mundur atau bahkan kapal terbalik bisa diminimalisir.


Tim Arum Jeram Mapala SPECTA

Dalam ajang Eksibisi Pra Liga Arum Jeram 1 Kota Surakarta. Mapala SPECTA IAIN Surakarta mendelegasikan 2 tim meliputi tim putra dan tim putri dengan masing masing 6 orang disetiap timnya. Dengan penuh semangat dan daya juang tinggi mereka mengikuti ajang ini pada Sabtu, 16 Maret 2019 dengan lokasi Bendungan Tirtonadi. Dan Mapala SPECTA  baru petama kali mrngikuti ajang terkait dengan Arum jeram. Namun, tak ada hasil yang mengkhianati proses dan kerjakeras sebelumnya. TIM PUTRI MAPALA SPECTA RAIH JUARA II DALAM AJANG EKSIBISI PRA LIGA ARUM JERAM 1 KOTA SURAKARTA. Meski dibialng masih belajar dan pemula dalam bidang ini dengan kerjakeras dan kerjasama yang baik tak ada hal yang tidak mungkin untuk digapai. Semogga kedepannya bisa lebih baik lagi dan meningkatkan kualitas sehingga dapat memenangkan kejuaran kejuaraan selanjutnya. Tetap semangat dan konsisten adalah kunci dari sebuah keberhasilan. Terimakasih ^_^

SPECTA...!!!
SELURUH BAKTIKU UNTUKMU...!!!
Wassalamualaikum wr wb

Humas dan Publikasi
Mapala SPECTA IAIN SURAKARTA
Uswatun Hasanah (ucil)
MPA. 23. 174. SR
 

Kamis, 21 Maret 2019

Sumber kehidupan bagi Makhluk


Muhibanakbar.blogspot.com
 

Assalamu’alaikum wr.wb
Salam Lestari !!!

Semua orang pasti tahu apa arti penting pohon bagi dunia dan bagi kehidupan kita, akan tetapi berapa banyak orang yang sadar apa sih sebenarnya arti pohon bagi kehidupan kita? Memberi oksigen, Mencegah banjir, Mencegah longsor dan sebagainya.. itu di dalam percakapan dan debat-debat kita.. tetapi faktanya ? saat semua tau bahwa pohon itu pemberi oksigen bagi kita, masih banyak juga yang menebangnya, kita semua tau bahwa pohon dapat mencegah banjir tetapi masih banyak juga pohon yang mengaliri sungai-sungai kita, semua tau bahwa pohon bisa mencegah longsoran tetapi masih banyak juga yang cuek terhadap kegunaan pohon di pinggiran sungai dan tebing. Coba tanya dalam hati, apa sih kegunaan pohon bagi kita? Sudahkah kita mengerti sepenuhnya? Atau hanya sekedar tau bahwa pohon itu penting? Atau hanya untuk memenuhi memori di otak kita? Sudah saatnya berbuat. Gak zaman lagi berkata tanpa ada perbuatan.
Kumpulan pohon alami adalah hutan. Di dalamnya banyak sekali terdapat jenis pohon dan bisa mencapai hingga 4000 pohon. Sebelum tahun 2000, hutan Indonesia dianggap paru-paaru dunia karena hutannya yang masih banyak. Konon, lebih dari 67% hutan dunia itu telah berada di wilayah Indonesia. Namun sayang, karena ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab, hutan Indonesia banyak dihilangkan dalam kurun waktu yang begitu singkat.

Penanaman pohon di lereng Gunung Merbabu. (2/3)
Mahasiswa pencinta alam SPECTA telah mengikuti 1001 Pendaki Tanam Pohon sekaligus workshop pengelolaan dan pemanfaatan limbah sekitar di lereng Gunung Merbabu pada sabtu-minggu 02-03 Maret 2019. Bila kita perhatikan, seluruh kehidupan kita ini bergantung sama pohon lho, berikut ini adalah beberapa fungsi pohon untuk kelangsungan hidup kita :
1) Produsen. Di alam, terjadi proses hubungan timbal balik. Rantai makanan dan piramida makanan, misalnya. Ketiganya menempatkan tanaman pada posisi strategis, yaitu sebagai penyedia makanan atau produsen. Oleh karena itu, bila tanaman yang bertindak sebagai produsen sampai terganggu keberadaannya atau bahkan terancam kepunahan, dapat dipastikan semua makhluk hidup lain pun akan terancam kepunahan pula. 2)  Menahan Laju Air dan Erosi. Fungsi pohon lainnya adalah untuk menahan laju air. Menurut penelitian, hutan mampu membuat lebih banyak air yang terserap ke dalam tanah 60-80 persen. Dengan kemampuan ini, keberadaan pohon dapat meningkatkan cadangan air tanah. Selain dapat menahan laju air, akar pohon berfungsi erosi tanah. Tanah yang terkikis akan masuk ke aliran sungai dan menyebabkan terjadinya endapan. 3)  Menjaga Kesuburan Tanah. 4) Menghasilkan Oksigen dan Mengurangi Karbondioksida. 5) Lingkungan Menjadi Nyaman. Lingkungan yang rindang dan banyak ditumbuhi pepohonan akan terasa lebih nyaman, sejuk, mencegah kebisingan dan kepanasan, serta menambah indah pemandangan. 6) Mengurangi Zat Pencemar Udara.
Nah diatas adalah beberapa contoh dari sekian banyak manfaat pohon bagi kelangsungan hidup kita, andai kita lebih memperhatikannya lagi, mungin tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.
Specta !!!
Seluruh Baktiku Untukmu....!!!

Wassalamu’alaikum wr.wb

Humas dan Publikasi
Mapala SPECTA IAIN Surakarta
Khori Ila Maisaroh (Sesam)
MPA.24.181.AC

Rabu, 20 Maret 2019

New A Beginning for a Change Periode 2019


MUSMAPA XVI 2019 Tawangmangu 15-18 Februari 2019

Assalamu’alaikum wr.wb

Salam Lestari....!!!
Kepemimpinan merupakan komponen yang sangat vital dalam suatu organisasi. Robbins (1994) pada Masana Sembiring (2012) mengemukakan bahwa “organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diindentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai tujuan bersama atau sekelompok tujuan”.  Peran kepemimpinan sangat menentukan keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama, tanpa adanya kepemimpinan sangat berat kiranya tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai.
Di dalam organisasi Mahasiswa Pencinta Alam SPECTA terdapat beberapa serangkaian agar memilih sebuah Ketua Umum yaitu dengan adanya musyawarah mahasiswa pencinta alam (MUSMAPA) Tawangmangu 15-18 Februari 2019. Dengan terselenggaranya acara tersebut telah terpilih ketua umum Mapala Specta periode 2019 yaitu Fajar R Saputra atau Sejawat Lang est MPA.23.167.SR. Selamat untuk Sejawat Lang est semoga bisa mengemban amanah dan menjalankan roda organisasi  dengan baik.

 
Pelantikan bersama unit kegiatan mahasiswa IAIN Surakarta. Sukoharjo, 25 Februari 2019

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. H. Syamsul Bakri, S,Ag., M. Ag. Melantik secara resmi 15 pengurus organisasi mahasiswa yang terdiri dari 13 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan 2 Unit Kegiatan Khusus (UKK), pada Senin, (25/2). Dalam sambutannya WR III mengatakan bahwa UKM ini merupakan wadah untuk mencetak kader-kader yang siap berkompetisi. Karena itu semua kegiatan yang ada di UKM harus lebih baik dan lebih berprestasi, dan mempunyai mutu, mutu disini harus dapat diukur dan bukan sekedar angan-angan atau imajinasi belaka, ungkapnya. Ia juga menyampaikan beberapa indikator dari mutu, diataranya mutu yang membawa dampak perubahan tidak sekedar rutinitas, kemudian mutu yang membawa prestasi melalui kejuaraan di tingkat regional, nasional maupun internasional dan mutu yang membawa dampak positif, dibutuhkan oleh masyarakat dan membawa manfaat untuk masyarakat luas, imbuhnya.
Terakhir Syamsul mengucapkan selamat bekerja kepada pengurus baru, manfaatkan anggaran yang telah dialokasikan semaksimal mungkin, ambil tradisi-tradisi yang baik dari kepengurusan sebelumnyan dan tinggalkan tradisi yang kurang baik, dan buat tradisi baru yang lebih baik, pesannya.

 
Pelantikan Pengurus Mapala Specta IAIN Surakarta periode 2019. Sukoharjo, 1 Maret 2019

Tidak hanya bersama pihak rektorat saja melainkan dari pihak internpun melakukan pelantikan pada Jum’at, (01/3). yang dihadiri Tato Priyo Sulistiyono, S.Kom selaku pembina Mahasiswa Pencinta Alam SPECTA. Dengan ini pengurus resmi dilantik semoga kepengurusannya menjadi lebih berprestasi dan lebih baik lagi di periode 2019.
Specta !!!
Seluruh Baktiku Untukmu....!!!

Wassalamu’alaikum wr.wb

Humas dan Publikasi
Mapala SPECTA IAIN Surakarta
Khori Ila Maisaroh (Sesam)
MPA.24.181.AC

BAIAT ANGGOTA MADYA 2026

​ BAIAT MADYA MAPALA SPECTA 2026 Setelah melalui rangkaian pendidikan dan pembinaan yang panjang, anggota muda MAPALA SPECTA akhirnya mencap...